Tags

, , , , , ,

Begawan Abiyasa

Ketika menjadi Raja di Hastinapura, beliau bergelar Prabu Kresnadipayana. Putra dari Begawan Parasana, dan lahir dari rahim Dewi Durgandini. Prabu Kresnadipayan berwatak mulia, bijaksana, selalu member pertolongan kepada sesama. Bertindak adil, cinta terhadap rakyatnya, cinta akan ketentraman dan persaudaraan, oleh karena itu, Prabu Kresnadipayana dicintai dan disegani oleh seluruh rakyatnya.

Setelah turun takhta, Prabu Kresnadipayana selanjutnya bertapa di Gunung Retawu dan bernama Begawa Abiyasa. Begawan Abiyasa beristrikan tiga orang, yaitu :

–         Dewi Ambika, berputrakan Raden Drestrarastra.

–         Dewi Ambalika, berputrakan Raden Pandudewnata.

–         Dewi Datri, berputrakan Raden Yamawidura.

Maharesi Abiyasa tekun dan senang bertapa, karena tekunnya beliau bertapa, Sang Maharesi dapat mengetahui sesuatu yang kana terjadi. Jika pada Pandawa sedang dalam keadaan gelap hatinya, Begawan Abiyasa selalu memeberi nasihat dan petunjuk untuk menjadikan terang hatinya.

Usia Begawan Abiyasa sangatlah panjang hingga mencapai masa dimana Raden Parikesit lahir, putra dari Raden Abimanyu dengan Dewi Utari, dan juga cucu dari Raden Janaka (Raden Harjuna ) dengan Dewi Warasumbadra.